Text
Menelaah Kembali Format Politik Orde Baru
Format politik Orde Baru antara lain dicirikan oleh pelem-bagaan peran sosial-politik ABRI. sistem semi-perwakilan. sistem kepartaian tertutup. tekanan pada sentralisasi peme-rintahan. dan pembangunan yang berorientasi pada pertum-buhan ekonomi. Seperti bisa disaksikan selama lebih dari 25 tahun terakhir. format politik tersebut berhasil menciptakan kestabilan politik yang relatif lama dan pertumbuhan eko-nomi yang memadai-rata-rata 6 sampai 7 persen per tahun. Dengan modal itu kita memasuki Pelita VI dan PJP II. Namun demikian setelah berumur hampir 30 tahun. mun-cul pernyataan-pernyataan mendasar. Misalnya saja. sejauh mana format politik tersebut bisa mengantisipasi meningkat-nya aspirasi dan tuntutan masyarakat mengenai transparansi politik dan demokrasi. HAM. pemerintahan yang bersih. pemerataan dan keadilan sosial. Apalagi era PJP II ditandai oleh deranya arus globalisasi yang menuntut prasyarat dan prinsip fairness. kompetisi dan transparansi hubungan ekonomi-politik antarnegara. Masalahnya adalah bahwa di sisi cerita sukses stabilitas politik dan pertumbuhan ekonomi. format politik Orde Baru ternyata ditandai pula oleh mele-mahnya kedudukan masyarakat (termasuk parpol dan DPR). ketimpangan sosial-ekonomi yang tidak berkurang. dan me-nguanya gejala korupsi. monopoli-oligopoli. dan kolusi eko-nomi-politik. Buku ini. yang berasal dari makalah-makalah Seminar Megenan At Neneaah wemba: Fonnas Palitk Qrde yang diadakan oleh PPW-LIPI. mencoba melihat ur-gensi pemikiran kembali format politik yang kini berlaku. Pemikiran dan peninjauan kembali diharapkan bukan saja akan mendekatkan kita pada cita-cita kebangsaan. tetapi juga makin meningkatkan kualitas stabilitas politik dan per-tumbuhan ekonomi itu sendiri.
Tidak tersedia versi lain