C:\inetpub\wwwroot\aajilib\lib\SearchEngine\DefaultEngine.php:610 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 order by b.last_update desc limit 10 offset 280" ]
Bind Value ⚒️: []
Buku teks umum yang memadukan catatan pemikiran, pengalaman, dan esai reflektif penulis mengenai persinggungan antara dunia akademis (kampus), dinamika birokrasi, penegakan hukum, serta keindahan sastra di negara berkembang. Pembahasan di dalamnya mencakup analisis kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, serta bagaimana nilai-nilai humaniora dan sastra dapat melunasi kekakuan sistem hukum d…
Buku kajian kritik sastra monumental setebal 430 halaman karya pakar sastra Indonesia asal Belanda, Prof. Dr. Andries Hans Teeuw, ini membedah secara komprehensif anatomi kepenulisan Pramoedya Ananta Toer. Teeuw menganalisis secara mendalam bagaimana realitas sejarah, pergolakan jiwa, nasionalisme, dan rekonstruksi 'manusia Indonesia' digambarkan secara eksistensial melalui karakter-karakter fi…
Buku antologi monumental setebal 434 halaman yang disunting oleh sastrawan nasional Taufiq Ismail ini menghimpun khazanah karya sastra pilihan dari berbagai penjuru wilayah nusantara. Dokumentasi di dalamnya merangkum ragam ekspresi budaya, puisi, prosa, serta esai reflektif yang merekam perjalanan sosiokultural, kearifan lokal, dan estetika linguistik kesusasteraan Indonesia, berfungsi sebagai…
Buku studi kritik akademis setebal 361 halaman karya Dr. Joseph Peter Ghougassian ini merupakan kajian komprehensif dan otoritatif mengenai jagat pemikiran Kahlil Gibran. Di dalam teks ini, diuraikan secara sistematis dan utuh mengenai konsep 'Gibranisme', tema-tema sentral spiritualitasnya, peta pemikiran yang mempengaruhinya, serta posisi historis Gibran dalam konstelasi kefilsafatan dan kesu…
Karya monumental setebal 430 halaman dari tokoh pencerahan Indonesia, Sutan Takdir Alisyahbana (STA), ini mengupas secara mendalam konsep humanisme, pemikiran filosofis, serta kebangkitan kebudayaan modern dalam kerangka 'Manusia Renaissance'. Melalui perspektif sosiolinguistik dan sejarah kesusastraan, STA memetakan bagaimana transformasi pemikiran barat dan intelektualisme dapat diadopsi untu…
Novel sejarah monumental karya Hanna Rambe ini melukiskan secara intens lanskap sosial dan atmosfer perkebunan pala di Kepulauan Banda. Berfokus pada dinamika hidup Mirah, mantan buruh kebun yang menjadi Nyai Tuan Besar, narasi di dalamnya membentang melintasi hempasan gelombang sejarah kolonial hingga masa pendudukan Jepang, menyajikan refleksi mendalam mengenai misteri takdir manusia, sunyiny…
Novel fiksi remaja ini mengisahkan tentang Alice yang merasa kehidupan remajanya terlalu membosankan dan biasa-biasa saja. Demi mendapatkan perhatian dan mengalami peristiwa mendebarkan yang membekas seumur hidup, Alice mencoba berbagai cara ekstrem mulai dari berdandan heboh ala penari kabaret saat Halloween hingga mengikuti berbagai ekstrakurikuler sekolah demi menemukan jati dirinya.
(Tidak tersedia deskripsi resmi pada pangkalan data asal). Novel ini merupakan salah satu karya fiksi kontemporer terbitan Buku Mojok yang mengeksplorasi narasi naratif khas Indah Darmastuti dengan sentuhan cerita yang mendalam dan reflektif.
Kisah tentang seorang pilot yang terdampar di Gurun Sahara dan bertemu dengan seorang pangeran kecil dari asteroid B-612. Melalui percakapan mereka, buku ini mengkritik pandangan orang dewasa yang kaku dan mengeksplorasi tema-tema mendalam seperti persahabatan, cinta, tanggung jawab, dan hakikat kemanusiaan yang seringkali hanya bisa dilihat dengan hati.
Novel ini merupakan sekuel dari "To Kill a Mockingbird" yang berlatar belakang 20 tahun setelah peristiwa buku pertamanya. Mengisahkan Jean Louise Finch (Scout) yang kembali ke Alabama dan menemukan kenyataan pahit mengenai pandangan politik serta rasisme di kota kelahirannya, termasuk dari orang-orang terdekatnya.