Kesiapan Masyarakat Pedesaan dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Secara Langsung (Kasus Pedesaan Jawa Timurm Sumatera Barat. Sulawesi Utara. Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Barat
Penilaian
0,0
dari 5
Masyarakat pedesaan dalam penelitian ini siap mengikuti pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung tahun 2004. Namun kesiapan ini kurang diikuti oleh kualitas informasi yang memadai. Sosialisasi oleh media massa. khususnya televisi. dirasakan banyak manfaatnya oleh warga desa walaupun dianggap belum memadai Komisi Pemilihan Umum dan Partai Politik belum menjalankan fungsi sosialisasi secara optimal. Ada kecenderungan. ikatan-ikatan primordial (suku. agama. dan daerah asal). serta pertimbangan-pertimbangan rasional-pragmatis akan mempengaruhi tingkah laku politik warga pedesaan dalam pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung tahun 2004. Figur-figur calon presiden dan wakil presiden sudah mulai dikenali warga desa. namun bukan program-programnya. Walaupun ada beberapa kelemahan dalam sistem pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung. harapan warga desa terhadap hasil pemilihan tersebut tampak nyata. Mereka berharap terpilihnya pasangan presiden dan wakil presiden yang aspiratif terhadap suara rakyat. bermoralitas tinggi. berani memberantas KKN. membangun perekonomian rakyat. mengembangkan demokrasi dan menegakkan hukum. serta memperkuat hankam.