Dinamika Penerapan Hukum Agama dan Hukum Adat dalam Konteks Pembangunan Hukum Nasional: Studi Tentang Hukum Keluarga dan Kewarisan di Samarinda dan Surabaya
Penilaian
0,0
dari 5
Dinamika masyarakat Indonesia dewasa ini memperlihatkan kehidupan yang fenomenal. sebagian cenderung religius. sedang sebagian yang lain melonggar terhadap norma-norma dan nilai-nilai agama serta adat istiadat. Keduanya ditengarai sebagai akibat pengaruh globalisasi budaya dan politik Barat. Longgarnya tali ikatan nilai-nilai dan norma-norma agama dan adat istiadat mengakibatkan kecenderungan hidup yang bebas. Sehingga muncul sikap dan perilaku masyarakat yang melakukan hidup bersama tanpa nikah. konsumtif. hedonis. Fenomena maraknya hubungan seksual tanpa nikah tentu sangat berlawanan dengan image bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang religius. Persoalannya ialah bagaimana posisi adat istiadat yang dahulu menjadi pengikat terbentuknya komunalisme masyarakat Indonesia di masing-masing kelompok etnik itu. apakah adat istiadat sudah menjadi dongeng tentang masa lalu atau hanya sebagai ilusi masyarakat. Apakah syari'at dan norma agama benar-benar semakin ditinggalkan oleh masyarakat. Yang jelas bahwa maraknya prostitusi dan meningkatnya angka kemiskinan penduduk di berbagai wilayah di Indonesia dewasa ini merupakan dua hal yang perlu dicermati secara serius. Apakah keduanya berhubungan dengan longgarnya masyarakat atas agama dan adat istiadat ataukah faktor lain ? Penelitian ini merupakan upaya merespon secara empiris terhadap perkembangan yang fenomenal tersebut. Dengan pendekatan multi disipliner diharapkan diperoleh penjelasan yang bisa menggambarkan dinamika masyarakat dalam hubungannya dengan penerapan hukum agama dan adat istiadat yang berlaku. Karena itu tujuan penelitian ini hendak mengidentifikasi dan mendeskripsikan sistem hukum agama dan adat menyangkut hukum keluarga dan kewarisan yang dianut masyarakat.
Selanjutnya dapat memetakan pelaksanaan sistem hukum tersebut dalam kaitannya dengan pembangunan sistem hukum nasional.